Kupas Studi Lanjut & PMRI, Virtual Talkshow 5 Afiliasi bersama IMPoME Batch 3 Berhasil digelar

0
134

Tanjungpinang – Pada hari Kamis, 4 Juni 2020 Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UMRAH bekerjasama dengan Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Sriwijaya (UNSRI), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Negeri Makasar (UNM), dan Universitas Islam Negeri Mataram (UIN Mataram) berhasil menggelar Webinar dengan gaya santai nan serius dikemas dalam bentuk Virtual Talkshow bertajuk Studi Lanjut dan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI).

Kegiatan dua sesi yang dilakukan secara daring/online dengan media Zoom meetings dan Live Streaming Youtube dimoderatori oleh Febrian (Ketua Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UMRAH) dan salah seorang dosen prodi bernama Puji Astuti. Kegiatan diikuti peserta dari kalangan mahasiswa Pendidikan Matematika dari kelima afiliasi tersebut.

Narasumber sesi pertama diantaranya Evangelista Lus Windyana Palupi, dosen dari UNESA, Weni Dwi Pratiwi, dosen dari UNSRI, dan Elika Kurniadi, dosen dari UNSRI. Sesi pertama menekankan peranan melanjutkan studi terutama bagi para peserta talkshow diikuti dengan kiat mendapatkan beasiswa untuk studi lanjut. Sesi diakhiri dengan berbagi pengalaman studi S2 di Belanda. “Ketiga pemateri sesi 1, tiga pemateri pada sesi 2, dan kedua moderator merupakan alumni program International Master Programme on Mathematics Education (IMPoME) angkatan 3″, ujar Febrian ketika memperkenalkan sejumlah narasumber sebelum memasuki sesi talkshow. IMPoME sendiri merupakan program S2 kerjasama antara Utrecht University, The Netherlands dan UNSRI serta UNESA.

Narasumber Virtual Talkshow dari Indonesia, Australia, dan Inggris, United Kingdom terhubung melalui Zoom bersama peserta

Sesi kedua dilanjutkan dengan kupas tuntas PMRI meliputi sejarah dua dekade PMRI hingga berkembang di Indonesia yang dibahas oleh pemateri pertama, Shofan Fiangga, dosen dari UNESA. PMRI sebagai sebuah pendekatan pembelajaran lalu kemudian dijelaskan oleh Susilahudin Putrawangsa, dosen dari UIN Mataram yang sedang berada di Asutralia untuk menempuh studi S3 di University of Canberra. Melalui materi yang disampaikan, para peserta kembali melakukan revisitasi terhadap konsep PMRI dan karakternya serta bagaimana PMRI memfasilitasi proses matematisasi horizontal dan vertikal yang kemudian diistilahkan oleh pemateri sebagai sebuah journey berpikir siswa.

Tampilan materi Virtual Talkshow Pendidikan Matematika bersama alumni IMPoME Batch 3

Akhirnya sesi dua ditutup oleh pemateri 3 Bustang dari UNM yang sedang berada di Inggris, United Kingdom melanjutkan S3 di Lougborough University. Beliau menjelaskan Realistic Mathematics Education (RME), sebuah konsep orisinil dari Belanda yang mengalami perkembangan hingga mencapai beberapa negara termasuk Indonesia sehingga melahirkan PMRI. Sejumlah studi dan publikasi menemani materi sesi terakhir yang kemudian menjadi bukti berkembangnya RME di berbagai negara. “Namun, dalam perkembangannya, RME tak jarang menemui beberapa tantangan”, ujar Bustang. Di Indonesia misalnya masih terdapat kelemahan pada buku-buku hasil penelitian PMRI yang tidak bersifat seri sebagaimana di Belanda. “Itulah mengapa hal ini masih menjadi tugas kita bersama pihak-pihak terlibat dalam bidang pendidikan Matematika”, tambahnya. Sesi menjadi lengkap dengan pemberian sejumlah link kepada sumber-sumber global yang dapat menjadi referensi peserta untuk mendalami RME maupun PMRI dengan lebih baik.

“Saya berharap dengan adanya acara semacam ini dapat meningkatkan pemahman peserta dalam hal ini mahasiswa terhadap konsep PMRI dan mungkin tidak menutup kemungkinan adanya kegiatan follow up atau lanjutan dari talkshow ini. Semoga bermanfaat buat kalian adik-adik mahasiswa. Saya juga berterimakasih kepada mahasiswa saya, tim Webinar yang dapat diandalkan yang telah bekerja di balik layar sehingga acara ini sukses”, ujar Febrian menutup acara. (red)

Screenshot sesi penutup Virtual Talshow dari Zoom Meetings

Materi Virtual Takshow dapat diunduh pada link di bawah ini

Materi Sesi 1

Materi Sesi 2

Two Decades of PMRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here