Tim PKM Pendidikan Matematika Kenalkan Rasch dan Pemanfaatannya kepada MGMP Kabupaten Bintan

0
671

Tanjungpinang – Salah satu tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) UMRAH yang beranggotakan Mirta Fera, S.Pd., M.Sc, Febrian, S.Pd., M.Sc dan sejumlah mahasiswa dari program studi Pendidikan Matematika, bekerja sama dengan pihak Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) bidang studi matematika tingkat SMA se- Kabupaten Bintan menyelenggarakan kegiatan pengenalan dan pemanfaatan pemodelan Rasch dalam penilaian pembelajaran. Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis dan Jumat, 30 dan 31 Agustus 2018 di Ruang Laboratorium SMA N 3 Bintan. Sebanyak 25 orang guru hadir sebagai peserta kegiatan yang berasal dari SMA di wilayah Kabupaten Bintan.

Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengenalkan pemodelan Rasch sebagai bantuan dalam mengolah perangkat penilaian seperti ujian dan memanfaatkan pemodelan Rasch dengan percobaan pada data hasil ujian yang dimiliki guru. “Pemodelan Rasch yang relatif baru dalam penggunaannya sebagai alat evaluasi ini memiliki keakuratan relatif tinggi dalam mengolah dan menganilisis data karena karakternya yang mampu mengubah data dengan berbagai jenis menjadi data pengukuran yang linier. Hal ini mengakibatkan hasil olahan dan interpretasi menjadi objektif dan menggambarkan hasil belajar yang representatif”, ujar Mirta Fera, S.Pd., M.Sc selaku ketua tim PKM di sela-sela diskusi bersama ketua MGMP sebelum pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan oleh ketua MGMP, Ibu Rika Komala Sari, S. Si. Beliau mengungkapkan rasa terimakasih atas diadakannya kegiatan ini dan berharap dapat bermanfaat bagi guru-guru yang ikut kegiatan.

Ketua MGMP membuka kegiatan PKM Pendidikan Matematika UMRAH 

Kegiatan pada hari pertama dari rangkaian pengabdian yaitu pemberian materi pertama tentang penilaian dan pengukuran dalam konteks pembelajaran yang disampaikan oleh Bapak Febrian, S.Pd., M.Sc. Materi kedua tentang pengenalan pemodelan Rasch dalam penilaian disampaiakan oleh Ibu Mirta Fera. Kegiatan pada hari kedua dilanjutkan dengan demonstrasi dan simulasi penggunaan pemodelan Rasch pada salah satu bentuk penilaian dalam hal ini hasil ujian siswa yang berbentuk pilihan ganda dan soal uraian. Selanjutnya peserta diminta untuk melakukan latihan mandiri dengan data hasil ujian masing-masing dan mengirimkan hasil kerjanya setelah dilaksanakan kegiatan.

Respon positif serta antusiasme ditunjukkan oleh guru-guru peserta kegiatan pengabdian dengan keaktifan selama berlangsungnya kegiatan dengan mengajukan banyak pertanyaan. Bahkan jumlah perserta yang tidak berkurang meskipun kegiatan pengabdian dilaksanakan selama dua hari berturut-turut. “Semoga ke depan masih banyak rangkaian kegiatan bermanfaat seperti ini”, ujar Ibu Rika. (Admin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here