Workshop Revisi Kurikulum OBE Program Studi Pendidikan Matematika Tahun 2026

Tanjungpinang –  Program Studi Pendidikan Matematika menyelenggarakan kegiatan Workshop Revisi Kurikulum yang dilaksanakan pada tanggal 18–19 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas kebutuhan pembaruan kurikulum yang sebelumnya masih mengacu pada kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sementara kurikulum yang akan diterapkan pada tahun 2026 perlu diselaraskan dengan kebijakan terbaru yang berlaku. Dengan demikian, evaluasi dan pembaruan kurikulum menjadi langkah strategis yang dilakukan secara berkala agar tetap relevan dengan kebutuhan mahasiswa, perkembangan ilmu pengetahuan, serta tuntutan dunia pendidikan.

Kegiatan workshop ini menghadirkan narasumber utama, yaitu Prof. Dr. Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa, M.Si., yang merupakan salah satu penyusun suplemen rekomendasi Asosiasi Pendidikan Matematika Indonesia. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya penyusunan kurikulum yang berkualitas melalui perumusan profil lulusan yang jelas, penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), serta penentuan bahan kajian yang sesuai dengan kebutuhan keilmuan dan kompetensi abad ke-21.

Pada hari pertama kegiatan, workshop diawali dengan pembukaan oleh Wakil Dekan I yang menyampaikan arahan terkait tujuan dan harapan fakultas terhadap pengembangan kurikulum program studi. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber yang kemudian diikuti dengan diskusi dan kerja kelompok. Dalam proses ini, para dosen peserta workshop berhasil menetapkan profil lulusan serta CPL yang akan menjadi dasar penyusunan kurikulum revisi tahun 2026. CPL yang telah dirumuskan kemudian mulai dipetakan ke dalam mata kuliah yang relevan sesuai dengan struktur kurikulum Program Studi Pendidikan Matematika.

Hari kedua workshop difokuskan pada penyelarasan CPL ke dalam mata kuliah serta penyusunan sistem asesmen CPL. Narasumber memberikan pendampingan terkait mekanisme pengukuran ketercapaian CPL mahasiswa melalui mata kuliah yang diampu oleh dosen. Dalam proses tersebut, CPL diturunkan menjadi Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), kemudian disesuaikan dengan karakteristik dan bobot masing-masing mata kuliah. Pendekatan ini memungkinkan dosen untuk mengidentifikasi secara lebih rinci tingkat ketercapaian kompetensi mahasiswa pada setiap aspek pembelajaran.

Hasil dari kegiatan workshop menunjukkan adanya pemahaman yang lebih sistematis mengenai implementasi asesmen CPL yang terukur. Melalui sistem ini, ketercapaian CPL mahasiswa dapat dianalisis berdasarkan persentase pencapaian yang ditetapkan oleh masing-masing dosen sesuai dengan karakteristik mata kuliah. Dengan demikian, evaluasi pembelajaran tidak hanya berfokus pada nilai akhir, tetapi juga memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai capaian kompetensi mahasiswa yang masih perlu ditingkatkan.

Koordinator Program Studi Pendidikan Matematika beserta para dosen berharap hasil workshop ini dapat diimplementasikan melalui penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang telah disesuaikan dengan kurikulum terbaru serta dilengkapi dengan sistem asesmen CPL. Implementasi asesmen CPL juga diharapkan menjadi bagian penting dalam persiapan akreditasi program studi. Selain itu, pengembangan sistem berbasis aplikasi untuk pengelolaan asesmen CPL menjadi kebutuhan yang diharapkan dapat direalisasikan oleh universitas agar proses pengolahan data menjadi lebih efektif dan efisien dibandingkan penggunaan lembar kerja manual.

Artikel Lainnya