Tingkatkan Daya Saing Global, Dosen Pendidikan Matematika Ikuti Fablab Workshop Kolaborasi Nasional–Internasional
Program Studi Pendidikan Matematika kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi dosen di bidang teknologi pembelajaran melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Fablab Workshop: Empowering of Educator through Digital Fabrication Laboratory and Educational Technology. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Fablab Edu UMRAH bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Indonesia serta Sogang University.
Workshop yang dilaksanakan pada 11–12 Februari 2026 di Fablab Corner UMRAH ini menjadi ajang penguatan kapasitas dosen dalam memanfaatkan teknologi digital fabrication sebagai media inovasi pembelajaran di era transformasi pendidikan digital.
Dalam kegiatan tersebut, empat dosen dari Prodi Pendidikan Matematika turut berpartisipasi, yaitu: Nurul Hilda Syani Putri, S.Pd., M.Si., Dr. Rezky Ramadhona, S.Pd., M.Pd., Nur Asma Riani Siregar, S.Pd., M.Pd., Susanti, S.Pd., M.Pd.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dr. Kim Sung Min dan Dr. Sun Yeoul Lee dari Sogang University sebagai narasumber dan mitra kolaborasi internasional. Selain itu, turut hadir delegasi dari berbagai perguruan tinggi mitra nasional, antara lain Universitas Lampung (UNILA), Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA), Universitas Mataram (UNRAM), Universitas Nusa Cendana (UNDANA), serta Universitas Negeri Semarang (UNNES).
Sebagai dosen yang mengampu mata kuliah Multimedia Pembelajaran Matematika, Dr. Rezky Ramadhona, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa workshop ini memberikan pengalaman yang sangat relevan dengan pengembangan pembelajaran berbasis teknologi.
“Kegiatan ini membuka wawasan baru mengenai bagaimana digital fabrication dapat diintegrasikan dalam pembelajaran matematika, tidak hanya sebagai alat bantu visual, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun pengalaman belajar yang lebih kontekstual, kreatif, dan berbasis proyek. Mahasiswa nantinya dapat dilibatkan dalam proses desain dan prototyping media pembelajaran matematika secara langsung,” ujar Dr.Rezky
Ia juga menambahkan bahwa integrasi teknologi seperti 3D printing dan desain digital berpotensi meningkatkan pemahaman konsep abstrak dalam matematika melalui representasi konkret yang dapat disentuh dan dimodifikasi secara langsung oleh mahasiswa.
Kolaborasi internasional dan nasional yang terjalin melalui kegiatan ini diharapkan membuka peluang pengembangan riset bersama, pertukaran akademik, serta implementasi model pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan perguruan tinggi. Ke depan, pengalaman dan hasil pembelajaran dari workshop ini akan diimplementasikan dalam kegiatan perkuliahan maupun pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam pengembangan pembelajaran matematika berbasis teknologi dan kreativitas digital.

